terkini24.com,- Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez memenangi balapan MotoGP Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, pada Minggu (30/8), meski mengakui melakukan kesalahan besar selama balapan. Marquez mengungkapkan bahwa ia lupa mengaktifkan alat pengatur ketinggian belakang motor setelah start, yang membuat kecepatannya terganggu di tikungan kedua dan ketiga, memungkinkan dua lawannya merebut posisi sementara.
Meski sempat kehilangan pimpinan balapan, Marquez berhasil merebut kembali posisi terdepan pada lap keenam setelah menyalip Marco Bezzecchi dalam aksi sengit yang hampir menyebabkan kontak antar motor. Aksi saling dorong di tikungan tajam itu memicu sorak penonton, namun Pedro Acosta memanfaatkan momen itu untuk merebut posisi kedua. Dari sana, Marquez terus memperbesar jarak, mempertahankan kepemimpinannya hingga garis finis.
Pada lap kedua, Marquez sempat turun ke posisi kedua setelah digeser oleh Bezzecchi dan Jorge Martin, namun ia bangkit kembali dan kembali ke posisi kedua diikuti Acosta. Bezzecchi, rekan satu tim Martin, bertahan ketat di posisi ketiga, sementara Alex Marquez dan Jorge Martin masing-masing berada di urutan keempat dan kelima pada lap kedua. Ketegangan di grup terdepan berlangsung hingga lap akhir, dengan Marquez unggul 1,728 detik atas Acosta saat finis, sedangkan Bezzecchi tertinggal 1,538 detik dari Acosta.
Marquez mengakui bahwa pertarungan melawan Acosta dan Bezzecchi sangat ketat dan menantang. โSaya hanya menggunakan sisi yang mudah, tapi ini pertarungan yang luar biasa di grup terdepan,โ ujarnya. Ia menambahkan bahwa upaya mempertahankan posisi saat lawan menyerang menjadi kunci kemenangannya, meski kesalahan teknis sempat mengancam hasil akhir.
Finis pertama bagi Marquez di Aragon 2026 menandai kembalinya performa dominan setelah serangkaian tantangan musim ini. Acosta finis kedua, sementara Bezzecchi meraih podium ketiga.

















