terkini24.com,- Marco Bezzecchi resmi kehilangan pimpinan klasemen MotoGP 2026 usai gagal finis untuk ketiga kalinya berturut-turut dalam seri Balapan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026). Pembalap Aprilia itu terjatuh di lap kedua saat berada di posisi keempat, mengakhiri harapannya untuk mempertahankan gelar pemimpin sementara.

Kegagalan itu membuat Bezzecchi turun dari puncak klasemen ke posisi kelima dengan 186 poin, ditinggalkan rekan setimnya, Jorge Martin, yang finis ketiga di Assen dan kini mengoleksi 193 poin. Martin yang sempat terpuruk di dua seri sebelumnya, kini memanfaatkan momen ini untuk bangkit dan mengambil alih pimpinan sementara kejuaraan.

Sebelumnya, Bezzecchi tampil dominan di awal musim: menang tiga kali berturut-turut di seri pembuka, lalu dua kali meraih podium kedua. Ia bahkan kembali meraih kemenangan spektakuler di MotoGP Italia, seolah mengukuhkan diri sebagai kandidat juara utama. Namun, kejatuhan mental dan performa mulai tampak setelah seri Catalunya, diikuti kegagalan finis di Republik Ceko dan kini di Assenโ€”sebuah tren yang semakin mengkhawatirkan bagi tim Aprilia.

Sementara itu, kebangkitan yang mengejutkan datang dari Ai Ogura. Pembalap asal Jepang dari tim Trackhouse Racing itu meraih kemenangan pertamanya di kelas utama MotoGP, sekaligus mengakhiri paceklik 22 tahun bagi pembalap Jepang di ajang balap tertinggi dunia. Terakhir kali pembalap Jepang menang di kelas MotoGP adalah Makoto Tamada pada 2004. Ogura mengungguli rekan setimnya, Raul Fernandez, dan Jorge Martin dalam balapan yang penuh aksi dan kejutan.

Balapan di Assen berlangsung dinamis. Awalnya, duo Ducati Marc Marquez dan Francesco Bagnaia mendominasi, tetapi kegagalan finis Bagnaia dan Pedro Acosta membuka ruang bagi para penantang. Ogura yang sempat mengalami masalah teknis di tengah balapan mampu bangkit, menyalip Fernandez di lap ke-18, lalu melesat ke depan tanpa tergoyahkan. Kemenangan ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga sejarah bagi balap motor Jepang.

Di luar podium, insiden antara Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez memicu hukuman long lap bagi rider Pertamina VR46 tersebut, meski ia tetap mampu finis keempat. Sementara itu, Marco Bezzecchi yang gagal finis, harus menyaksikan dari grid โ€” sebuah kejadian yang memperdalam tekanan menjelang seri berikutnya di Sachsenring.

Dengan tiga DNF berturut-turut, Bezzecchi kini berada di titik terendah musim ini. Sementara itu, Jorge Martin dan tim Aprilia harus segera memperbaiki strategi, karena persaingan klasemen semakin ketat. Kini, seluruh mata dunia balap motor tertuju pada apakah Bezzecchi mampu bangkit dari keterpurukan, atau kemenangan Ogura justru menjadi awal era baru di MotoGP 2026.

Tags :

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading