terkini24.com,- Di sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya ada satu nama yang mampu mengukir prestasi tak tergoyahkan: Pelé. Pemain legendaris asal Brasil ini menjadi satu-satunya pesepak bola di dunia yang berhasil membawa negaranya meraih gelar juara tiga kali — pada 1958, 1962, dan 1970. Rekor ini hingga kini belum pernah terpecahkan, bahkan oleh para bintang besar generasi modern.

Debutnya di panggung dunia terjadi pada usia 17 tahun saat Piala Dunia 1958 digelar di Swedia. Dengan gaya bermain yang memukau, Pelé mencetak enam gol, termasuk dua gol spektakuler di final melawan tuan rumah. Penampilannya tak hanya menggemparkan Eropa, tetapi juga melambungkan nama Brasil sebagai kekuatan sepak bola baru di kancah internasional.

Empat tahun kemudian, di Chili 1962, ia kembali menjadi bagian dari tim juara. Meski cedera memaksa ia absen sejak fase grup, kontribusinya di awal turnamen — termasuk gol dan assist krusial — tetap menjadi fondasi kemenangan Brasil yang mempertahankan gelar. Saat itu, ia berbagi panggung dengan legenda seperti Garrincha dan Zagallo, yang kemudian menjadi pelatih tim nasional di tahun berikutnya.

Puncak keilahian Pelé tercapai pada Piala Dunia 1970 di Meksiko. Dengan skuad yang hampir seluruhnya berbeda dari dua edisi sebelumnya, ia menjadi satu-satunya pemain yang tersisa dari tim 1958 dan 1962. Di final melawan Italia, Pelé mencetak satu gol dan memberi umpan mematikan yang memicu keunggulan 3-1 Brasil. Tim Samba menang 4-1, dan pertandingan itu pun dikenang sebagai final terindah dalam sejarah Piala Dunia.

Baca Juga:

Kemenangan itu bukan sekadar trofi. Ia menjadi simbol kejayaan budaya sepak bola Brasil, yang sejak saat itu diakui dunia sebagai pusat keindahan dan kejeniusan di atas rumput hijau. Dengan lima gelar Piala Dunia hingga kini, Brasil tetap menjadi negara terbanyak yang meraih trofi, dan Pelé adalah jiwa di balik tiga di antaranya.

Hingga hari ini, tidak ada pemain lain yang mampu menyamai pencapaian ini. Bahkan Lionel Messi — yang membawa Argentina juara pada 2022 — baru mengejar dua gelar. Pelé tetap berdiri sendiri: bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi sebagai simbol abadi dari keagungan sepak bola global.

Tags :

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading