terkini24.com,- Timnas Voli Putri Indonesia mencatatkan dua laga pertama di Asian Games 2026 dengan hasil beragam, dan Medi Stiovanny Yoku menjadi sosok paling menonjol di lapangan. Kapten tim yang akrab dipanggil Medi Yoku mengumpulkan 34 poin dari dua pertandingan—14 poin saat menghancurkan Nepal 3-0 dan 20 poin saat kalah 1-3 dari Jepang—menjadi pencetak skor terbanyak sejauh ini. Selain spike, ia juga menyumbang enam poin lewat servis ace melawan Nepal, menunjukkan kepiawaian multifungsi di segala aspek permainan.
Di posisi kedua, middle blocker Chelsa Berliana Nurtomo mengemas 21 poin dengan 12 poin dari laga melawan Nepal dan sembilan poin saat menghadapi Jepang. Pemain berusia 19 tahun itu andal dalam serangan quick dan blok, menjadi ancaman konstan di jaring. Ersandrina Salsabilla Devega, atau yang akrab disapa Caca, menyusul di urutan tiga dengan 20 poin—13 poin melawan Nepal dan tujuh poin melawan Jepang—menjadi tulang punggung serangan belakang.
Maradanti Namira, middle blocker berusia 20 tahun, mengumpulkan 18 poin dengan enam poin melawan Nepal dan 12 poin saat bertemu Jepang. Sementara itu, Azzahra Dwi Febyane, yang kerap dipanggil Gendis, menjadi satu-satunya pemain selain Medi Yoku yang mencatatkan double-digit poin, dengan total 11 poin dari dua pertandingan.
Dengan performa konsisten dari lima pemain utama, Timnas Voli Putri Indonesia siap menghadapi tantangan berikutnya: laga perempat final melawan Thailand pada Minggu, 20 September. Pertandingan ini akan menentukan langkah tim menuju semifinal, sekaligus menguji ketahanan mental dan konsistensi para pemain di level tertinggi Asia.

















