terkini24.com,- Meksiko dan Inggris akan bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Mexico City, pada hari ini. Laga ini menjadi momen penting bagi tuan rumah yang berambisi mengulang keajaiban 1986, sekaligus ujian berat bagi The Three Lions yang ingin mengakhiri penantian gelar selama puluhan tahun.

Meksiko tampil sempurna di fase grup dengan kemenangan 3-0 atas Afrika Selatan, 2-1 atas Ceko, dan 3-1 atas Korea Selatan, mencatatkan sembilan poin sempurnaโ€”rekor terbaik dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Kemenangan 2-1 atas Ekuador di babak 32 besar semakin memperkuat keyakinan publik bahwa El Tri mampu melangkah jauh. Di bawah arahan Javier Aguirre, tim ini memanfaatkan energi tribun Azteca sebagai kekuatan psikologis, dengan Raul Jimenez dan Julian Quinones menjadi ancaman utama di depan gawang. Aguirre menegaskan bahwa laga melawan Inggris akan menjadi salah satu pertandingan bersejarah bagi sepak bola Meksiko.

Sementara itu, Inggris datang sebagai salah satu favorit juara, dengan Harry Kane yang telah mencetak lima gol sejauh ini menjadi ujung tombak serangan. Jude Bellingham terus menunjukkan peran vital sebagai pengatur ritme permainan. Meski menghadapi tantangan ketat saat mengalahkan RD Kongo di babak 32 besar, tim asuhan pelatih Inggris tetap yakin bahwa kemenangan di ketinggian Mexico City bisa diraih dengan kerja keras. Kane mengakui bahwa fase gugur membutuhkan ketahanan mental, bukan hanya kualitas teknis. Inggris juga teringat pada kenangan pahit 1986 di tempat yang sama, ketika mereka tersingkir oleh Argentina akibat gol tangan Diego Maradona.

Kedua tim membawa beban sejarah yang berbeda: Meksiko dengan mimpi mengulang kejayaan di rumah sendiri, dan Inggris dengan ambisi mengakhiri puasa gelar sejak 1966. Estadio Azteca, dengan udara tipis dan suara ribuan pendukung, siap menjadi saksi pertarungan antara harapan baru dan tradisi raksasa Eropa.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading