Sumbawanews.com,- Meksiko melangkah mantap ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menghentikan langkah Ekuador dengan skor 2-0 dalam laga babak 32 besar di Stadion Azteca, Mexico City, Rabu, 1 Juli 2026. Kemenangan ini tak hanya memperpanjang tradisi kejayaan El Tri di turnamen dunia, tapi juga membuktikan betapa efektifnya permainan kontra- serang meski dikuasai lawan.
Meski hanya menguasai bola 43 persen โ jauh di bawah 57 persen milik Ekuador โ tim asuhan Javier Aguirre tampil lebih tajam dan disiplin. Gol pembuka lahir pada menit ke-22 lewat Julian Quinones, yang memanfaatkan umpan terobosan Roberto Alvarado untuk melepaskan tembakan keras dari sisi kiri kotak penalti, menghujam ke sudut atas gawang Hernan Galindez. Dua belas menit kemudian, Raul Jimenez memperbesar keunggulan Meksiko setelah berkolaborasi apik dengan Quinones, lalu menyelesaikan peluangnya dengan tendangan akurat dari luar kotak penalti.
Ekuador, meski mendominasi permainan dan melepaskan 15 percobaan tembakan, gagal memanfaatkan peluang emas. Di menit ke-18, John Yeboah nyaris membuka skor, tapi tembakannya hanya menghantam tiang gawang. Di babak kedua, pelatih Sebastian Beccacece mengganti lima pemain demi mengejar gol, termasuk memasukkan Angelo Preciado dan Kendry Paez. Kevin Rodriguez hampir memperkecil selisih pada menit ke-74, namun tembakannya melenceng tipis.
Meksiko pun tetap tenang, menutup ruang serang dan memanfaatkan bola mati untuk mengancam. Johan Vasquez dan Cesar Montes mendapat peluang dari tendangan bebas, sementara Orbelin Pineda gagal memanfaatkan peluang terbaiknya di menit-menit akhir. Laga berakhir dengan insiden panas: pada injury time, Piero Hincapie menerima kartu merah setelah wasit Slavko Vincic meninjau ulang insiden melalui VAR, mengubah keputusan dari kartu kuning menjadi kartu merah.
Secara statistik, Meksiko hanya mencatatkan delapan tembakan โ hanya satu yang tepat sasaran โ tetapi mampu mengubahnya menjadi dua gol. Sementara Ekuador, meski melepas 15 percobaan, hanya tiga yang mengarah ke gawang. Dominasi penguasaan bola tak bisa menggantikan ketajaman dan kecermatan dalam menyelesaikan peluang.
Dengan kemenangan ini, Meksiko melanjutkan catatan impresifnya sebagai satu-satunya tim di CONCACAF yang tak pernah gagal lolos ke 16 besar sejak Piala Dunia 1994. Sementara Ekuador, yang berambisi mengulang kejayaan 2002 dan 2014, harus pulang lebih awal setelah tersingkir di babak 32 besar untuk ketiga kalinya berturut-turut.
El Tri kini menanti lawan di babak 16 besar, sementara tim tamu meninggalkan lapangan dengan kepala tegak โ tetapi tanpa gol, tanpa mimpi, tanpa lanjutan perjalanan di Piala Dunia 2026.
















