Terkini24.com,- Jakarta – Mitchell Baker, striker berusia 19 tahun, mencetak lima gol dalam kemenangan telak Timnas Indonesia 9-2 atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis, 1 Oktober 2026. Penampilan fenomenalnya tidak hanya mengantarkan Garuda ke puncak klasemen, tetapi juga memicu gelombang julukan baru di kalangan suporter.
Baker, kelahiran Melbourne, Australia, yang baru debut bersama Timnas Indonesia, langsung mencuri perhatian dengan hattrick pada laga melawan Kamboja di Piala AFF 2026. Kombinasi postur tinggi, kecepatan, dan ketajaman di depan gawang membuat ia sering dibandingkan dengan Erling Haaland. Julukan “Haaland Indonesia” pun melekat, diperkuat oleh media internasional seperti The Thao 247 dari Vietnam yang menyebutnya demikian setelah mencetak empat gol dalam dua pertandingan berturut-turut. Tidak lama kemudian, muncul pula sebutan “Erling Baker” — gabungan namanya dengan sang idolanya — yang kian populer usai ia mencetak lima gol ke gawang Bangladesh.
Meski menjadi sorotan global, Baker tetap bersikap tenang. Saat ditanya soal tekanan untuk selalu mencetak gol, ia menjawab: “Haaland pun tidak mencetak gol di setiap pertandingan.” Pernyataan itu ia sampaikan bukan sebagai penolakan terhadap perbandingan, melainkan sebagai pengingat bahwa konsistensi dan kepercayaan diri lebih penting daripada beban ekspektasi. Ia pun tetap fokus pada peran tim, bukan pada citra individu.
Dengan lima gol dalam satu pertandingan, Baker menjadi pencetak gol terbanyak sekaligus pemain pertama dalam sejarah Timnas Indonesia yang mencatatkan angka tersebut dalam satu laga resmi. Kini, namanya tak hanya dikenal sebagai striker tajam, tapi juga simbol generasi baru sepak bola Indonesia yang mampu bersaing di kancah Asia.

















