terkini24.com,- Pemain muda berdarah Indonesia-Australia, Mitchell Baker, kini menjadi sorotan tim nasional setelah tampil gemilang di level kampus Amerika Serikat. Pemain berusia 19 tahun itu mencatatkan enam gol dan dua assist dalam tujuh penampilan bersama Georgetown Hoyas pada awal musim 2026/2027, termasuk brace saat menghadapi Oregon State dan Duke, serta satu gol ke gawang High Point dan North Carolina. Performa impresifnya membuatnya menjadi top skor Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dengan empat gol, sekaligus memperkuat peluangnya dipanggil oleh pelatih John Herdman untuk memperkuat lini depan tim di ajang mendatang.

Sebelumnya, lini serang Timnas Indonesia kerap kekurangan konsistensi pencetak gol, terutama dari pemain seperti Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen yang belum menunjukkan produktivitas di klub. Sementara itu, Mitchell yang juga pernah membela Vermont Green di kasta kedua Liga AS, menunjukkan potensi tinggi meski masih berkompetisi di lingkungan kampus. Kehadirannya bisa menjadi solusi strategis bagi Herdman yang tengah mengevaluasi susunan skuad menjelang laga-laga penting.

Baca Juga:

Selain Mitchell, nama Mauro Zijlstra juga mulai masuk radar pelatih setelah pulih dari cedera dan mencetak satu gol untuk Arema FC dalam Super League 2026/2027. Jika keduanya dipanggil, kemungkinan besar akan ada perubahan dalam komposisi lini depan, dengan nama-nama seperti Jens Raven atau Rizky Eka Pratama berisiko tersingkir. Dengan performa yang terus meningkat dan kecakapan mencetak gol di berbagai level, Mitchell Baker kini bukan lagi sekadar harapan โ€” ia adalah kandidat nyata untuk menjadi ujung tombak Timnas Indonesia di masa depan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading