terkini24.com,- Kiper Persija Jakarta, Nadeo Argawinata, mengungkapkan pengalaman berharga saat berlatih bersama rekan satu timnas Indonesia, Maarten Paes dan Emil Audero, dalam turnamen terakhir. Di tengah sesi latihan, ia tak hanya menyerap ilmu dari dua penjaga gawang yang berkarier di liga-liga top Eropa, tetapi juga menjadi sumber informasi bagi mereka tentang budaya sepak bola di Indonesia. โ€œKami saling belajar,โ€ ujar Nadeo di Persija Training Ground, Depok, Kamis (15/10). โ€œSaya banyak belajar dari mereka, sementara mereka juga penasaran seperti apa Liga Indonesia sebenarnya.โ€

Nadeo menyampaikan, Paes dan Audero kerap bertanya tentang struktur liga, gaya bermain pemain lokal, hingga dinamika suporter di tanah air. Ia bahkan bercanda bahwa kedua kiper itu mungkin tertarik untuk bergabung di Liga 1. โ€œMereka tanya, โ€˜Kok bisa ya?โ€™ Siapa tahu mereka mau main di sini kan? Yoi. Kalian senang kan kalau mereka main di sini?โ€ ucapnya sambil tertawa, menggambarkan keakraban di dalam kamar ganti timnas.

Di bawah arahan pelatih John Herdman, Nadeo menempati posisi sebagai kiper ketiga di timnas, di belakang Audero dan Paes. Namun, pengalaman itu justru menjadi katalis peningkatan kualitasnya. Kini, sebagai penjaga gawang utama Persija di bawah Shin Tae Yong, ia tampil impresif: dari empat laga di Liga 1, hanya sekali kebobolanโ€”saat menghadapi Persib Bandung di matchday kedua. Hingga pekan kelima, Persija masih belum terkalahkan, dengan Borneo FC, Persib, Java United, dan PSIM Yogyakarta menjadi sasaran keganasan serangan Macan Kemayoran.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading