terkini24.com,- Persijap Jepara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Mario Lemos, menyusul rangkaian hasil buruk di awal musim Super League 2026/2027. Keputusan ini diumumkan setelah tim kalah telak 1-6 dari Bali United, menjadi kekalahan keempat berturut-turut yang membuat manajemen memutuskan perubahan strategis. Dalam pernyataan resmi di Instagram, klub menyebut keputusan ini sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh demi menjaga arah perjalanan tim di kompetisi musim ini. Antonio Claudio, asisten pelatih sebelumnya, ditunjuk sebagai pelatih sementara selama masa transisi.
Manajemen Persijap menegaskan bahwa keputusan ini bukan hanya respons terhadap hasil pertandingan, tetapi juga bagian dari dinamika profesional dalam sepak bola yang mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang klub. Lemos, yang baru menangani tim sejak awal musim, tidak mampu membalikkan tren buruk setelah empat laga pertama, di mana Laskar Kalinyamat belum pernah meraih poin. Dengan posisi di dasar klasemen, klub kini berfokus pada pemulihan mental dan performa tim menjelang laga-laga mendatang.
Antonio Claudio akan memimpin tim dalam laga pekan kelima melawan Isenmulang Kalteng FC pada Jumat, 16 Oktober, di kandang sendiri. Setelah itu, Persijap akan menghadapi Dewa United, Java United, dan Persebaya Surabaya dalam rentang dua minggu ke depan. Semua laga ini menjadi ujian penting bagi pelatih sementara untuk menunjukkan arah baru tim.
Persijap bukan satu-satunya tim yang masih belum menang di awal musim. Isenmulang Kalteng FC, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, dan Garudayaksa juga masih berada di zona tanpa kemenangan, menandakan kompetisi Super League 2026/2027 berjalan sangat ketat sejak awal.

















