terkini24.com,- Nurisa Dian Ashrifah mempersembahkan medali emas kelima bagi Indonesia di Asian Games 2026 setelah menang atas Amaya Amparo Cojuangco dalam final panahan compound perorangan putri, Kamis (1/10). Dengan kemenangan 139-137, ia berhasil melewati target empat emas yang ditetapkan kontingen Indonesia, meski mengaku tidak menaruh ekspektasi tinggi sejak awal. Pertandingan berlangsung di tengah kondisi cuaca yang berubah drastis, dengan angin yang baru muncul pada hari final dan memengaruhi performa kedua atlet.
Sebelumnya, Nurisa โ akrab dipanggil Hani โ lolos ke babak perempat final setelah menempati peringkat delapan di kualifikasi. Ia sukses mengalahkan Chikitha Taniparthi, atlet India yang sebelumnya meraih dua emas di nomor beregu, lalu melanjutkan kemenangannya dengan mengalahkan Kang Yeon Seo dari Korea Selatan di semifinal dengan skor 147-143. Ia mengakui sempat panik saat angin tiba-tiba bertiup kencang di final, terutama karena lawannya harus menembak dalam kondisi angin yang lebih kuat dibandingkan dirinya.
โSaya benar-benar enggak kebayang sampai final. Yang penting dari awal saya nembak bagus saja. Iya, ini semesta sepertinya mendukung,โ ujar Nurisa. Ia menambahkan bahwa kemenangannya terasa seperti plot twist, mengingat ia mengalahkan atlet dari negara-negara yang secara konsisten mendominasi panahan internasional.
Dengan hasil ini, Nurisa Dian menjadi atlet panahan putri pertama Indonesia yang merebut emas di nomor compound perorangan di ajang Asian Games, sekaligus menjadi simbol kejutan yang membangkitkan semangat kontingen Tanah Air.
















