terkini24.com,- Atlet maraton Odekta Elvina Naibaho mengikuti Merdeka Run 2026 bukan untuk mengejar gelar atau catatan waktu, melainkan sebagai bagian dari proses persiapan menuju Asian Games 2026 di Jepang. Dalam lomba 8 kilometer yang digelar Kemenpora itu, atlet berusia 34 tahun ini memilih menjadikan ajang tersebut sebagai uji coba strategis, bukan pertandingan utama. “Ini sebagai latihan untuk besok,” ujarnya, menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada maraton di ajang multievent Asia tahun depan.
Odekta, peraih medali emas maraton di SEA Games 2021, menjelaskan bahwa lari 8 kilometer menjadi alat ukur perkembangan kemampuannya di jarak pendek hingga menengah. Ia ingin mengetahui sejauh mana progresnya—apakah tubuhnya sudah siap menangani jarak 10 kilometer, atau bahkan 42,195 kilometer di maraton. “Ini hanya bagian dari uji coba untuk mengecek kemampuan nanti ke Asian Games,” katanya.
Ia menekankan bahwa seorang atlet harus cerdas memilah mana ajang untuk tampil maksimal dan mana yang hanya alat latihan. Menurutnya, intensitas Merdeka Run 2026 bahkan masih di bawah beban latihan harian yang ia jalani. Karena itu, ia sengaja tidak memaksakan diri untuk mencatat waktu terbaik. “Event seperti ini sebenarnya bagian dari latihan kami. Malah lebih berat daripada latihan saya besok,” ujar Odekta.
Di Asian Games 2026, Odekta akan fokus hanya pada nomor maraton, mengingat persaingan di cabang ini sangat ketat. Ia menyebut Jepang dan China sebagai dua negara yang menjadi lawan utama. Meski tantangan besar, ia berkomitmen memberikan yang terbaik untuk Indonesia. “Apapun yang terjadi di Asian Games, pasti saya memberikannya yang terbaik untuk Indonesia,” tegasnya, siap tampil habis-habisan di atas lintasan.

















