terkini24.com,- Paolo Maldini dan Leonardo Araujo mengundurkan diri dari posisi di Federasi Sepakbola Italia (FIGC) hanya 11 hari setelah ditunjuk, menyusul kegagalan merekrut Andrea Pirlo sebagai pelatih Timnas Italia. Keduanya mengundurkan diri setelah Pirlo batal ditunjuk karena konflik etis terkait keterkaitannya dengan perusahaan judi asal Rusia, Fonbet, yang dilarang di dunia olahraga Italia. Pengumuman pengunduran diri mereka justru terungkap lewat media, bukan melalui pernyataan resmi FIGC, memicu kecaman dari kalangan internal sepakbola Italia.
Presiden Serie A, Ezio Simonelli, menyatakan kekecewaannya atas keputusan Maldini, menyebutnya sebagai pilihan tepat yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki struktur sepakbola nasional. Gian Carlo Abete, presiden liga amatir, mengecam kejadian ini sebagai tindakan tidak profesional, mengingat FIGC gagal mengkomunikasikan keputusan penting secara tertutup dan terhormat. Kegagalan ini menjadi indikasi kuat adanya disfungsi manajerial di tubuh FIGC, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Giovanni Malago, yang dinilai tidak mampu menangani isu kompleks dengan strategi yang koheren.
Sebelumnya, FIGC telah gagal mendekati Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti โ Guardiola karena tuntutan gaji yang terlalu tinggi, sementara Ancelotti memilih mempertahankan kontraknya dengan Timnas Brasil. Dengan mundurnya Maldini dan Leonardo, FIGC kini kembali ke titik nol dalam pencarian pelatih baru, setelah Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya berturut-turut. Hingga berita ini diturunkan, FIGC belum memberikan pernyataan resmi mengenai pengunduran diri keduanya.

















