terkini24.com,- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Supratman Andi Agtas membuka kemungkinan penerapan kewarganegaraan ganda terbatas bagi atlet berprestasi, termasuk pemain naturalisasi seperti Pascal Struijk. Kebijakan ini sedang dipersiapkan menyusul pembahasan revisi undang-undang kewarganegaraan bersama Presiden dan menunggu Surat Presiden untuk diajukan ke DPR. Jika disetujui, Struijk—bek asal Belanda yang kini bermain di Liga Indonesia—berpeluang membela Timnas Indonesia tanpa harus melepaskan kewarganegaraan asalnya. Pemerintah menegaskan, usulan naturalisasi hanya bisa diajukan oleh kementerian atau lembaga terkait, bukan individu. Konsep ini mengikuti contoh negara seperti Maroko, Thailand, dan Filipina yang sukses memanfaatkan kewarganegaraan ganda untuk memperkuat tim nasional sepak bola. Struijk, yang telah disebut sebagai salah satu calon utama timnas menjelang Piala Asia 2027, menjadi salah satu kandidat paling potensial di bawah wacana baru ini.

Baca Juga:

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading