terkini24.com,- Hampir satu dari lima gol di Piala Dunia 2026 dicetak oleh pemain pengganti, mencatatkan angka 18,6 persen—hanya selisih tipis dari rekor tertinggi di Piala Dunia 2014. Dari 280 gol yang tercipta hingga babak perempatfinal, 52 di antaranya lahir dari para supersub, menjadikan turnamen ini sebagai salah satu edisi paling bergantung pada kedalaman skuad dalam sejarah Piala Dunia.

Data dari Opta menunjukkan bahwa kontribusi pemain cadangan di Piala Dunia 2026 hanya kalah dari edisi Brasil 2014 yang mencatat 18,7 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi kedua sejak pencatatan resmi dimulai, mengungguli Piala Dunia 1990 dan 2022 yang sama-sama berada di 17,4 persen. Fenomena ini dipicu oleh penerapan kembali aturan lima pergantian pemain yang diperkenalkan di Qatar 2022, memberi pelatih lebih banyak opsi strategis untuk memasukkan pemain segar di babak kedua.

Faktor fisik juga memainkan peran krusial. Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara dengan kondisi cuaca ekstrem—mulai dari kelembapan tinggi hingga stadion di dataran tinggi seperti Estadio Azteca—mempercepat kelelahan para pemain. Ditambah lagi, sebagian besar pemain tiba di turnamen setelah menjalani musim klub yang panjang sejak Agustus 2025, membuat intensitas permainan cenderung menurun di babak kedua. Di sinilah para pemain pengganti dengan kondisi fisik lebih prima mampu mengubah jalannya pertandingan, menjadi penentu kemenangan tim-tim besar.

Dengan semakin pentingnya peran pemain cadangan, tren ini mengubah cara tim-tim membangun skuad: bukan hanya mengandalkan sebelas starter, tetapi juga memastikan setiap nama di bangku cadangan siap menjadi pahlawan di menit-menit krusial.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading