terkini24.com,- Manajer Persib Umuh Muchtar menerima keputusan PSSI dan iLeague untuk mencabut larangan kehadiran suporter tandang dalam kompetisi Super League 2026/2027. Ia menegaskan, setiap kebijakan yang dikeluarkan federasi maupun operator kompetisi harus dihormati selama bertujuan memajukan sepak bola Indonesia. “Ya, mana yang terbaiklah. PSSI mengeluarkan aturan-aturan yang masuk akal dan semua yang masih dalam koridor untuk kebaikan, ya tidak ada masalah,” ujar Umuh, Sabtu (15/8).
Umuh menekankan bahwa Persib selalu berkomitmen menjaga ketertiban dan mengikuti aturan yang berlaku. Ia berharap, timnya tidak lagi menjadi sasaran kritik berulang ketika muncul persoalan di level nasional. “Jangan selalu dicari-cari masalah Persibnya. Menurut saya Persib murni dan tidak bermasalah,” tegasnya.
Pencabutan larangan suporter tandang ini diumumkan oleh Direktur Utama iLeague Ferry Paulus, namun dengan pengecualian ketat. Pertandingan antar klub dengan rivalitas tinggi—seperti Persija vs Persib atau Arema FC vs Persebaya—tetap berpotensi dilarang menghadirkan suporter tamu. Kebijakan tersebut akan ditentukan berdasarkan analisis intelijen dan rekomendasi kepolisian. “Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir,” jelas Ferry.
Dengan demikian, keputusan ini bukanlah pembukaan penuh, melainkan penyesuaian fleksibel yang tetap mengutamakan keamanan dan stabilitas. Semua pihak diharapkan bekerja sama agar liga berjalan lancar, aman, dan kondusif.

















