terkini24.com,- Timnas Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-0 dari Spanyol di babak 16 besar, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, di Stadion Dallas. Kekalahan ini memicu kritik tajam terhadap pelatih Roberto Martinez, yang dinilai terlalu mempertahankan Cristiano Ronaldo di starting eleven meski usia sang kapten sudah 41 tahun dan minim kontribusi ofensif.

Martinez tetap memainkan Ronaldo dalam keempat laga Portugal di turnamen ini, meski di bangku cadangan tersedia Goncalo Ramos — pencetak gol kemenangan Portugal atas Kroasia — yang hanya mendapat sedikit menit bermain. Kritik datang dari mantan pemain Timnas Inggris Chris Sutton, yang menyebut keputusan Martinez sebagai “hal yang memalukan” dan menyalahkan manajer asal Belgia itu karena lebih mengutamakan keinginan bintang ketimbang kebutuhan taktis tim. “Portugal tersingkir tanpa perlawanan berarti. Bagaimana mungkin Ramos tidak dimainkan?” tanya Sutton, menekankan bahwa kegagalan ini bukan soal lawan kuat, tapi soal pilihan pelatih.

Spanyol menang berkat gol tunggal Mikel Merino, sementara Portugal gagal menciptakan ancaman nyata. Meski lolos sebagai runner-up Grup K, performa tim asuhan Martinez dinilai jauh dari ekspektasi, terutama setelah menunjukkan potensi di fase grup. Kritik pun mengarah pada keputusan bertahan terhadap era Ronaldo yang sudah dianggap usang, dan ketidakberanian Martinez untuk memulai transisi generasi.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading