terkini24.com,- New Jersey – Kemenangan telak 3-0 atas Swedia di fase grup Piala Dunia 2026 memperkuat citra Prancis sebagai salah satu kandidat terberat meraih gelar. Namun, pelatih Didier Deschamps menegaskan, semua prediksi itu tak berarti jika timnya gagal melewati rintangan berikutnya: Paraguay.

Gol-gol Kylian Mbappe (2) dan Bradley Barcola memastikan Les Bleus menyapu bersih tiga laga grup I dengan sempurna, mengumpulkan sembilan poin dan finis di puncak klasemen. Performa impresif ini membuat mereka dianggap lebih unggul daripada Argentina, Inggris, maupun Spanyol dalam perburuan trofi.

Tapi Deschamps menolak terjebak dalam euforia. Baginya, status favorit hanyalah beban jika tidak diimbangi fokus pada lawan sesungguhnya.

“Kami tidak boleh melihat terlalu jauh. Risikonya, kami bisa jatuh,” ujar Deschamps dalam pernyataan resmi FIFA. “Paraguay ada di sini bukan karena kebetulan. Mereka punya DNA Amerika Latin, karakter kuat, dan pemain-pemain berkelas. Kami akan analisis mereka, tapi sebelum itu, kami butuh dua hari istirahat.”

Paraguay, yang mengejutkan dunia dengan menyingkirkan Jerman 2-1 di babak 32 besar, siap menjadi ujian berat. Tim asal Amerika Selatan itu finis ketiga di Grup D, tapi menunjukkan ketahanan dan kegigihan yang jarang dilihat dalam beberapa edisi terakhir. Mereka bukan tim yang bisa dianggap remeh, apalagi di babak gugur.

Dengan laga 16 besar yang dijadwalkan pada 5 Juli di New Jersey, Prancis kini berada di persimpangan: antara menjadi tim yang diidolakan dan menjadi tim yang benar-benar juara. Deschamps memilih jalan kedua — satu lawan, satu tujuan, satu fokus: Paraguay.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading