Terkini24.com,- Radja Nainggolan mengaku tidak pernah mempertimbangkan membela Timnas Indonesia saat memulai karier internasionalnya pada 2009, karena ia tidak mengenal budaya maupun kehidupan di negara asal ayahnya. Pemain berusia 38 tahun itu tumbuh tanpa ikatan emosional atau sosial dengan Indonesia, setelah ayahnya meninggalkan keluarga saat ia baru berusia lima tahun.
Nainggolan, yang debut bersama Belgia pada 2009 dan menjadi bagian dari generasi emas sepak bola Eropa, mengatakan ia tidak memiliki pemahaman apa pun tentang Indonesia hingga tahun 2013, ketika ia pertama kali mengunjungi negara itu atas undangan tur selama dua pekan. Selama kunjungan itu, ia mengunjungi sejumlah pulau kecil, memberikan pelatihan kepada anak-anak, dan melakukan sejumlah wawancara โ pengalaman yang membuatnya mulai menyukai gaya hidup dan antusiasme suporter sepak bola di Tanah Air.
Ia mengakui, jika memilih memperkuat Timnas Indonesia sejak awal, ia berpotensi menikmati karier internasional selama 15 tahun. Namun, keputusannya untuk bermain bagi Belgia saat itu didasarkan pada kenyataan bahwa Indonesia belum menjadi bagian dari dunianya. Kini, ia mengapresiasi perkembangan sepak bola Indonesia, terutama semangat suporter yang ia anggap sebagai kekuatan besar bagi masa depan permainan di negara itu.

















