terkini24.com,- Kemenangan 2-1 atas Barcelona pada laga El Clásico di Camp Nou, Senin (26/10/2026) dini hari WIB, membuat Real Madrid memperkecil jarak di papan klasemen La Liga 2026/2027. Kylian Mbappe mencetak dua gol—menit ke-41 dan ke-87—sementara Raphinha menyamakan kedudukan untuk Barcelona di menit ke-61. Hasil ini menghidupkan kembali persaingan gelar dan menjadi titik balik musim Los Blancos.
Dengan kemenangan ini, selisih poin antara Real Madrid dan Barcelona berkurang dari enam menjadi tiga poin. Sebelumnya, Madrid tertinggal jauh dan berisiko terlempar dari perburuan juara, tetapi kini mereka meraih lima kemenangan berturut-turut sejak jeda internasional. Performa tim yang lebih kompak dan efektif di bawah asuhan Jose Mourinho menjadi kunci utama kebangkitan ini, terutama setelah mampu mengalahkan lawan berat di kandangnya sendiri.
Sementara itu, Vinicius Junior masih menjalani skorsing empat pertandingan akibat kartu merah. Dalam masa absennya, Yan Diomande tampil gemilang di posisi sayap kiri, mencetak gol, memberikan assist, dan menjaga keseimbangan pertahanan. Kinerjanya memperketat persaingan tempat di tim utama, sehingga Vinicius tidak bisa menganggap posisinya aman saat kembali. Mourinho kini dihadapkan pada keputusan strategis: mempertahankan formasi yang sedang berjalan atau mengembalikan pemain bintang.
Jose Mourinho juga terlihat kembali menemukan sentuhan magisnya. Setelah awal musim yang kacau, keberhasilan Madrid meraih lima kemenangan beruntun—termasuk kemenangan dramatis atas Barcelona—menunjukkan bahwa timnya telah menemukan formula permainan yang solid. Bukan hanya mengandalkan ketajaman Mbappe, tetapi juga organisasi taktis, disiplin bertahan, dan kemampuan memanfaatkan celah lawan. Dengan peluang juara La Liga kembali terbuka, tantangan terbesar Mourinho kini adalah menjaga konsistensi di dua kompetisi sekaligus: liga dan Liga Champions.

















