terkini24.com,- Pelatih Port FC, Sarawut Treephan, memberikan tanggapan atas kartu merah yang diterima Bruno Moreira dalam laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (1/8) malam. Bruno, mantan kapten Persebaya, dikeluarkan pada menit ke-61 setelah menjatuhkan pemain lawan dalam sebuah duel di lapangan.
Sarawut menekankan bahwa insiden itu murni lahir dari semangat dan gairah bermain Bruno, yang dikenal memiliki karakter petarung. โIni semua tentang gairah dan semangat dalam pertandingan. Bruno tahu cara dia bermain, bagaimana karakternya,โ ujar Sarawut dalam konferensi pers usai pertandingan. Ia menambahkan, Bruno datang ke lapangan dengan tekad menunjukkan identitasnya sebagai pemain yang berjuang habis-habisan untuk tim.
Meski memahami emosi yang melatarbelakangi tindakan Bruno, Sarawut mengaku kecewa karena kehilangan pemain kunci itu berdampak langsung pada hasil pertandingan. Port FC kalah 1-2 dari Persebaya, sehingga tersingkir dari perebutan juara Piala Presiden 2026, sementara Bajul Ijo lolos ke semifinal. โTentu saja sangat kecewa. Sangat kecewa karena kami tidak lolos. Namun, di dalam pertandingan, jika bicara soal pertandingan, kami kehilangan satu pemain di babak kedua,โ katanya.

















