Terkini24.com,- Komite Disiplin Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) telah menjatuhkan hukuman berat terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terkait dugaan kekerasan terhadap pemain Ulsan HD pada Oktober 2025. Hukuman tersebut diumumkan awal Juli 2026, menyusul pengakuan eks bek Ulsan HD, Jung Seung-hyun, yang mengungkapkan bahwa ia menjadi korban tindakan fisik dari Shin Tae-yong selama masa pelatihan. Meski KFA mengonfirmasi keputusan tersebut telah final, detail bentuk sanksi tidak diungkapkan publik karena dianggap melibatkan informasi pribadi yang sensitif.

Shin Tae-yong menangani Ulsan HD sejak Agustus 2025, tetapi masa jabatannya berakhir cepat setelah ia dipecat pada Oktober 2025, hanya dalam waktu dua bulan. Kepemimpinannya menjadi sorotan luas setelah video beredar menunjukkan ia memukul wajah Jung Seung-hyun saat sesi latihan. Pernyataan Jung yang menekankan pentingnya perspektif korban dalam menilai tindakan kekerasan kembali mencuat setelah KFA mengambil langkah disipliner.

Baca Juga:

KFA menegaskan bahwa proses investigasi telah selesai dan keputusan bersifat final, namun tidak memberikan rincian apakah Shin Tae-yong dilarang aktif di sepak bola Korea atau menerima sanksi lain. Pejabat KFA menyatakan bahwa transparansi terbatas dilakukan demi melindungi privasi pihak yang terlibat. Kasus ini menjadi salah satu kontroversi terbesar dalam dunia pelatihan sepak bola Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading