terkini24.com,- Shin Tae-yong, pelatih Persija Jakarta, menegaskan sanksi larangan 10 tahun dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) tidak mengganggu tugasnya di Indonesia, menjelang laga pembuka Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya. Ia menekankan komitmennya penuh pada klub ibu kota dan menolak membiarkan isu di negara asalnya mengalihkan fokus dari persiapan pertandingan.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak merasa terganggu oleh keputusan KFA, meski sanksi tersebut melarangnya terlibat dalam aktivitas sepak bola di negaranya hingga 2036. โTidak ada masalah. Saya pelatih Persija Jakarta, saya sudah mengambil tanggung jawab dan tidak ada masalah,โ ujarnya di Surabaya. Ia juga menegaskan niatnya untuk tetap berada di Indonesia selama masa sanksi berlaku, menempatkan tanggung jawab profesionalnya di atas polemik pribadi.
Meski mengakui ada kekecewaan atas keputusan KFA, Shin memilih untuk tidak larut dalam emosi dan justru memperkuat tekadnya membangun Persija. Ia mengakui persiapan tim belum sempurna, tetapi menjamin para pemain akan berjuang habis-habisan saat menghadapi Persebaya dalam laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026. Fokusnya jelas: menang, bukan membahas sanksi.
















