Terkini24.com,- Pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 antara Malaysia dan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Kamis, 1 Oktober 2026, menjadi sorotan menyusul isu bahwa Singapura sengaja akan melepas laga demi membantu Malaysia lolos ke final. Isu ini memicu spekulasi luas, terutama setelah pernyataan M Noor Korompot di Instagram yang menyebut adanya โ€œskenario besarโ€ di balik pertandingan tersebut. Namun, hingga kini tidak ada bukti konkret mengenai kesepakatan atau pengaturan hasil.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menanggapi isu itu dengan menekankan pentingnya fair play. Ia menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak boleh teralihkan fokus oleh hasil pertandingan lain, terutama saat menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada waktu yang bersamaan. โ€œKita harus fight, dan mudah-mudahan Malaysia dan Singapura juga fight sama-sama,โ€ ujar Erick. Ia mengingatkan bahwa Bangladesh tetap lawan berbahaya, meski secara klasemen sudah tak punya peluang ke final.

Baca Juga:

Klasemen sementara Grup A menunjukkan Malaysia dan Indonesia sama-sama mengumpulkan empat poin, dengan Malaysia unggul di posisi pertama berkat selisih gol +3, sementara Indonesia berada di urutan kedua dengan selisih +2. Singapura sendiri masih memiliki kesempatan untuk menjadi juara grup jika menang dan hasil pertandingan lain mendukung. Erick menekankan bahwa kejutan tetap mungkin terjadi, seperti yang terlihat di sejumlah laga sebelumnya, sehingga timnya tidak boleh meremehkan lawan apa pun.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading