Terkini24.com,- Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menyatakan laga melawan Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 akan menjadi tantangan paling berat yang pernah dihadapi timnya sejauh turnamen. Pertandingan ini berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, dengan kedua tim bertemu setelah sama-sama melangkah dari babak 16 besar.

De la Fuente mengakui Belgia sebagai lawan paling sulit yang akan dihadapi La Furia Roja, meski Spanyol tampil tanpa kebobolan dalam lima pertandingan terakhir. Ia menekankan kekuatan Belgia bukan hanya pada kualitas individu para pemain, tetapi juga mental juara yang terbentuk dari pengalaman bermain di klub-klub elite Eropa. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan fokus timnya sepenuhnya tertuju pada Belgia, meski peluang menghadapi Prancis di semifinal sudah terbuka.

Di kubu Belgia, pelatih Rudi Garcia tak gentar menghadapi favorit juara. Ia mengakui Spanyol sebagai salah satu tim terbaik dalam penguasaan bola dan gaya permainan khas selama dua dekade terakhir, namun yakin timnya memiliki kemampuan untuk menciptakan kejutan. Belgia tampil impresif di babak 16 besar dengan menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1 dan menjadi salah satu tim paling produktif dengan 13 gol sejauh turnamen.

Meski ada tekanan terhadap wonderkid Lamine Yamal yang baru mencetak satu gol sejauh ini, de la Fuente menegaskan kepercayaannya kepada sang penyerang tetap utuh. Ia menegaskan kekuatan Spanyol bukan bergantung pada satu individu, melainkan pada kerja sama tim yang solid. Belgia sendiri akan mengandalkan performa Romelu Lukaku dan lini serang yang telah menunjukkan efektivitas tinggi sepanjang turnamen.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading