Terkini24.com,- Rodri, pemenang Ballon d’Or 2024, mengkritik keras keputusan wasit Ivan Barton usai Spanyol mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu, 15 Juli 2026. Meski timnya berhasil melangkah ke final, Rodri menilai wasit gagal memberikan perlindungan cukup kepada Lamine Yamal, yang menjadi sasaran pelanggaran berulang kali oleh pemain Prancis.
Rodri menyebut Yamal telah dijatuhkan hingga 10–15 kali dalam laga tersebut, dan kejadian serupa juga terjadi dalam tiga pertandingan terakhir Spanyol. Ia menegaskan bahwa toleransi wasit terhadap pelanggaran keras terhadap pemain muda itu terlalu tinggi, dan hal itu berpotensi membahayakan keselamatan pemain. “Jika wasit terus membiarkan ini, para bertahan akan terus melakukan hal yang sama,” ujar gelandang Manchester City itu.
Meski demikian, Rodri memuji performa timnya yang mampu mengendalikan jalannya pertandingan, mematikan serangan Prancis, dan memaksakan gaya bermain Spanyol. Ia menyebut kemenangan ini sebagai bukti kekuatan tim yang siap menghadapi final. “Kami bangga dengan apa yang kami tunjukkan. Sekarang saatnya beristirahat sebelum pertandingan terpenting dalam hidup kami.”
Sementara itu, legenda Prancis Patrick Vieira mengakui Spanyol pantas menang, mengingat Les Bleus tampil jauh di bawah kapasitas terbaiknya.

















