terkini24.com,- Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mengaku malu setelah aksi kontroversialnya saat bersalaman dengan pelatih Singapura, Gavin Lee, usai laga leg pertama semifinal Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Kallang, pada 15 Agustus lalu. Kejadian itu bermula ketika Hudson mendekati Lee untuk bersalaman, namun percakapan singkat antara keduanya berubah tegang, memicu reaksi emosional yang terekam kamera dan langsung viral di media sosial. Hudson mengaku bahwa ia menyampaikan keluhan terkait perilaku pemain Singapura yang memperlambat permainan, termasuk saat melempar bola ke dalam selama 14โ15 detik. Keesokan harinya, ia pun menghubungi ibunya lewat FaceTime, hanya untuk mendengar pertanyaan pedas: โMengapa kamu melakukan itu?โ โ sebuah respons yang membuatnya merasa semakin malu.
Meski Thailand unggul 3-1 dari laga tandang, sehingga hanya butuh hasil imbang atau kekalahan selisih satu gol untuk lolos ke final, Hudson menolak bersikap sombong. Ia menegaskan bahwa leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada 18 Agustus mendatang, akan menjadi ujian berat. Menurutnya, Singapura adalah tim kelas atas dengan taktik canggih, pelatih berkualitas, dan performa yang konsisten. Hudson menekankan bahwa timnya tetap akan bersiap penuh, tanpa mengabaikan potensi ancaman dari lawan yang dianggapnya sangat berbahaya.

















