terkini24.com,- Timnas Indonesia resmi mengakhiri 35 tahun kutukan kalah dalam adu penalti di final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, setelah menaklukkan Thailand 4-2 dalam adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah 120 menit, dan empat eksekutor Indonesia—Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, serta Shayne Pattynama—semuanya sukses mengeksekusi tendangan penaltinya, sementara tendangan Thailand oleh Sarach Yooyen membentur tiang dan Nattapong Sayriya berhasil dibendung kiper Emil Audero.

Sejak terakhir kali meraih emas SEA Games 1991 di Filipina, Timnas Indonesia kerap gagal meraih gelar juara saat bertemu Thailand di final di GBK. Pada SEA Games 1997, Indonesia sempat menyamakan kedudukan 1-1 lewat Kurniawan Dwi Yulianto, tapi kalah 2-4 dalam adu penalti. Lima tahun kemudian, di final Piala AFF 2002, Indonesia kembali tertinggal 0-2 di babak pertama, menyamakan skor 2-2 lewat gol Yaris Riyadi dan Gendut Doni, namun kembali tumbang 2-4 dalam adu penalti. Kutukan itu berlanjut di SEA Games 2011, ketika tim U-23 Indonesia kalah 3-4 dari Malaysia setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Kemenangan di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar gelar, tapi sekaligus penutup simbolis atas rangkaian kegagalan berulang di titik paling krusial. Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia kembali meraih trofi besar setelah hampir empat dekade, sekaligus membuktikan bahwa mimpi buruk di GBK telah berlalu.

Baca Juga:

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading