terkini24.com,- Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga penentu babak grup Piala AFF 2026, di mana kemenangan mutlak diperlukan untuk memastikan lolos ke semifinal. Pertandingan ini mengulang dua momen krusial sebelumnya di turnamen yang sama, ketika kedua tim saling bertemu dalam situasi hidup atau mati untuk melaju ke tahap selanjutnya.

Pertama terjadi pada 17 Januari 2007, saat Indonesia dan Singapura berbagi angka 2-2 di Stadion Jalan Besar, Kallang, dalam laga terakhir Grup B. Hasil itu membuat ketiga timโ€”Indonesia, Singapura, dan Vietnamโ€”sama-sama mengumpulkan lima poin, namun hanya Singapura dan Vietnam yang lolos karena unggul dalam selisih gol. Indonesia harus pulang lebih awal meski tak kalah.

Delapan tahun kemudian, pada 2016, skenario serupa terulang di Stadion Rizal Memorial, Manila. Indonesia yang hanya mengantongi satu poin dari dua laga sebelumnya harus menang untuk bertahan. Trailing 0-1 setelah gol Khairul Amri, Tim Merah Putih bangkit lewat gol Andik Vermansah dan penentu Stefano Lilipaly. Kemenangan 2-1 itu mengantarkan Indonesia ke semifinal dengan empat poin, menggeser Singapura yang tetap di posisi tiga.

Kini, di Piala AFF 2026, Rizky Ridho dan kawan-kawan kembali menghadapi tekanan serupa. Laga melawan Singapura bukan sekadar pertandingan biasa, tapi ujian nyata ketahanan mental dan strategi tim. Dengan segala sejarah yang membekas, setiap umpan, setiap tendangan, dan setiap keputusan pelatih bisa menentukan nasib perjalanan Indonesia di turnamen ini.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading