terkini24.com,- Nyon — FIFA membantah tudingan bahwa Presiden Gianni Infantino dicueki Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah rencana menjual saham Piala Dunia batal. Dalam pernyataan resmi kepada Reuters pada Selasa (4/8), FIFA menegaskan bahwa Infantino tidak pernah menghubungi Trump atau anggota kabinetnya dalam beberapa hari terakhir, dan laporan tersebut murni fiksi.
Sebelumnya, media AS seperti New York Post melaporkan bahwa Infantino berulang kali mencoba menghubungi Trump sejak Jumat pekan lalu, namun tidak mendapat respons. Kabar ini muncul setelah rencana FIFA Forward Enterprise — proyek yang bertujuan mengajak investor swasta, termasuk perusahaan Thrive Eternal milik Joshua Kushner (menantu Trump) — gagal dipasarkan karena mendapat penolakan tegas dari konfederasi besar seperti UEFA, AFC, CONCACAF, dan CONMEBOL. Trump sendiri langsung membantah keterlibatannya dalam proyek tersebut.
Infantino tengah menghadapi tekanan kuat dari sejumlah anggota FIFA yang menilai keputusannya terlalu impulsif dan kurang transparan. Kegagalan rencana jual saham Piala Dunia memperdalam krisis kepercayaan terhadap kepemimpinannya, dengan sejumlah pihak mulai mendesak penggantian presiden FIFA pada pemilihan mendatang.

















