Terkini24.com,- Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura dalam laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026. Hasil itu membuat skuad Garuda finis di posisi ketiga dengan tujuh poin, gagal melaju ke babak empat besar meski unggul dalam penguasaan bola dan peluang. Vietnam lolos sebagai juara grup dengan 10 poin, sementara Singapura menempati runner-up dengan delapan poin.

Kegagalan Indonesia melangkah lebih jauh tak lepas dari buruknya efektivitas penyelesaian akhir. Meski mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang emasโ€”termasuk peluang awal Mitchell Baker yang gagal dimaksimalkanโ€”lini depan tim asuhan John Herdman terus kesulitan mengubah peluang menjadi gol. Masalah ini bukan hal baru, melainkan pola konsisten yang menghantui Timnas sejak awal fase grup.

Singapura berhasil menggagalkan serangan Indonesia dengan taktik bertahan rapat dan membatasi ruang gerak pemain kreatif Garuda. The Lions sengaja memadatkan pertahanan, menunggu kesalahan lawan, dan memanfaatkan serangan balik untuk mencetak satu-satunya gol mereka. Strategi ini terbukti efektif, karena hasil imbang sudah cukup bagi mereka untuk lolos ke semifinal.

Penguasaan bola yang tinggi tak berbanding lurus dengan hasil akhir. Indonesia menguasai permainan, tetapi kegagalan dalam menuntaskan peluang membuat mereka kehilangan kendali atas nasib sendiri. Sementara itu, kekompakan dan disiplin taktis Singapura menjadi kunci ketahanan mereka di bawah tekanan.

Kekalahan ini menutup mimpi Indonesia untuk bersaing memperebutkan gelar juara, sekaligus menjadi catatan kelam di bawah kepemimpinan John Herdman. Timnas kini harus kembali mengevaluasi kemampuan finising dan konsistensi dalam menghadapi lawan yang bermain defensif.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading