Terkini24.com,- Pelatih Timnas Kamboja, Koji Gyotoku, mengakui kekalahan 1-5 dari Timnas Indonesia dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 27 Juli 2026. Meski menelan kekalahan telak, Gyotoku tetap menunjukkan senyum tipis dan menekankan pembelajaran dari pertandingan melawan salah satu tim terkuat di grup.

Dalam konferensi pers pasca-laga, Gyotoku mengatakan bahwa kekalahan ini memberi pengalaman berharga bagi timnya, terutama karena menghadapi pemain-pemain berkualitas tinggi dari Indonesia. Ia menegaskan bahwa Kamboja belum menyerah dan akan berjuang maksimal di dua laga tersisa fase grup. โ€œKami masih punya dua pertandingan lagi. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik,โ€ ujarnya.

Gyotoku juga membahas perbedaan kebijakan naturalisasi antara Kamboja dan Indonesia. Ia menjelaskan bahwa di Kamboja, pemain asing harus menetap dan bermain selama lima tahun sebelum memenuhi syarat kewarganegaraan, berbeda dengan Indonesia yang lebih banyak mengandalkan garis keturunan. Karena itu, ia menekankan fokus jangka panjang timnya pada pengembangan pemain lokal. โ€œSaya percaya masa depan sepak bola Kamboja terletak pada akademi dan talenta muda. Itu yang harus jadi prioritas utama,โ€ tegasnya.

Kamboja kini belum meraih poin dari dua laga pertama, setelah sebelumnya kalah 1-2 dari Singapura. Sementara itu, Timnas Indonesia meraih tiga poin penuh dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup A.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading