terkini24.com,- Timnas Indonesia U-20, yang dibina oleh pelatih Nova Arianto, kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang laga pertama Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, setelah menyelesaikan dua pertandingan uji coba di Samut Prakan, Thailand, pada pertengahan Agustus 2026. Ini merupakan pemusatan latihan pertama tim di luar negeri tahun ini, setelah sebelumnya berlatih di Sleman, Yogyakarta, sejak Mei 2026. Dalam dua laga tertutup melawan Uni Emirat Arab dan Irak, Indonesia bermain imbang 0-0 dan kalah 1-2, menjadi bahan evaluasi strategis menjelang kompetisi resmi.
Nova mengakui sejumlah kelemahan muncul dari dua laga tersebut, terutama dari kesalahan individu dalam menghadapi situasi set piece yang justru menjadi sumber gol lawan. Namun, ia menekankan adanya perkembangan signifikan di sisi fisik dan pemahaman taktis para pemain, yang menunjukkan kemajuan dari fase awal pembinaan. Tidak ada uji coba internasional sebelum Piala AFF U-19 2026, di mana tim finis di peringkat tiga setelah menang atas Kamboja dan kalah dari Australia di semifinalโhasil yang menjadi dasar perbaikan sistem latihan hingga kini.
Saat ini, skuad Garuda Muda, yang dipimpin Arkhan Kaka dan kawan-kawan, fokus pada pemulihan dan optimasi performa menjelang tiga laga krusial di Grup H: melawan Malaysia pada 31 Agustus 2026, Laos pada 3 September, dan Australia pada 6 September. Program latihan sengaja diringankan untuk memastikan pemain mencapai puncak kondisi fisik dan mental saat tanding. Sebelum berangkat ke Vientiane, Laos, seluruh sesi latihan dirancang untuk memicu peak performance, bukan beban fisik.
Dengan pengalaman sukses membawa Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025, Nova kini diharapkan bisa mengulang keberhasilan serupa di level U-20. Meski tantangan besar menanti, terutama menghadapi Australia di grup yang ketat, target lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2027 tetap menjadi tujuan utama yang realistis dan menjadi fokus utama seluruh staf teknis.

















