Terkini24.com,- Dulu dijuluki “Messi Indonesia” karena kemampuan dribblingnya yang menakjubkan sejak usia tiga tahun, Tristan Alif Naufal kini memutuskan pensiun dari sepak bola profesional. Bakatnya yang viral di YouTube pada 2007 sempat menarik perhatian dunia, termasuk pelatih legendaris Pep Guardiola yang langsung mengundangnya untuk trial di akademi La Masia Barcelona pada 2012. Namun, hambatan administratif menggagalkan mimpinya berlatih di kota yang pernah melahirkan Lionel Messi.
Meski gagal ke Spanyol, Tristan tetap mengejar karier di Eropa. Ia mencoba peruntungan di akademi Ajax dan Feyenoord di Belanda, lalu bergabung dengan CD Leganés di Spanyol pada 2016. Namun, tak satu pun dari pengalaman itu membuahkan kontrak profesional. Kembali ke Indonesia, ia gagal lolos seleksi Timnas Indonesia U-16 pada 2020 yang dilatih Bima Sakti, dan tak pernah tampil di liga profesional tingkat atas.
Pada musim 2023/2024, ia bermain di Liga 3 Banten bersama Nathan Lebak FC—level amatir yang jauh dari sorotan masa keemasannya. Kini, Tristan Alif Naufal berpindah haluan: ia bergabung sebagai staf teknis di akademi sepak bola milik pelatih Shin Tae-yong, Persija Jakarta. Dari bocah ajaib yang jadi harapan bangsa, ia kini memilih menjadi pembina masa depan sepak bola Indonesia—dengan tenang, tanpa penyesalan, dan penuh dedikasi baru.

















