terkini24.com,- Moto3 Belanda 2026 resmi memasuki babak puncak di Sirkuit Assen, Minggu, 28 Juni 2026, dengan rider andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil sebagai salah satu calon penantang podium. Setelah melewati tiga sesi latihan yang penuh tantangan, pembalap 19 tahun asal Indonesia itu berhasil bangkit di sesi kualifikasi dan mengunci posisi ketujuh — hasil terbaiknya sepanjang musim ini.

Start dari baris ketujuh menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama yang sebelumnya harus memulai balapan dari posisi ke-20 di seri sebelumnya di Brno, Republik Ceko. Di sana, ia mampu melesat 15 posisi hingga finis kelima, menunjukkan ketangguhan dan kemampuan membaca jalannya balapan. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa ia semakin matang di kelas Moto3, meski baru menjalani debut di Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Rekor pribadinya tetap menjadi sorotan: dua kali finis ketiga di Moto3 Brasil dan Prancis, yang menjadikannya satu-satunya pembalap Indonesia yang pernah menyentuh podium di kelas 350cc. Di Assen, ia berpeluang besar memperpanjang catatan itu, terutama setelah salah satu rivalnya, Adrian Fernandez, didiskualifikasi dari posisi kesepuluh, sehingga secara tidak langsung memperbaiki grid start Veda Ega Pratama.

Balapan utama Moto3 Belanda 2026 dijadwalkan pukul 16.00 WIB, dan bisa disaksikan secara langsung melalui live streaming resmi di Vidio.com. Dengan dukungan tim Honda Team Asia dan performa konsisten di kualifikasi, Veda Ega Pratama menjadi harapan utama Indonesia di ajang yang dikenal sebagai “Cathedral of Speed” ini.

Baca Juga:

Di puncak klasemen kualifikasi, Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team mengklaim pole position dengan catatan waktu 1 menit 40,130 detik, diikuti ketat oleh Joel Kelso (Australia) yang hanya selisih 0,025 detik. Sementara itu, empat pembalap KTM mengisi posisi tiga hingga enam, memperlihatkan dominasi pabrikan asal Austria di lintasan bersejarah Belanda ini.

Moto3 Belanda 2026 bukan sekadar balapan, tapi ujian ketahanan mental dan strategi. Bagi Veda Ega Pratama, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di papan atas balap motor kelas dunia — dan mungkin, mengukir sejarah baru di trek ikonik yang telah menyaksikan legenda-legenda seperti Marc Márquez dan Valentino Rossi.

Tags :

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading