terkini24.com,- Veda Ega Pratama harus menelan pil pahit ketika gagal menyelesaikan balapan Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026). Pembalap muda asal Indonesia, yang start dari posisi ketujuh, terjatuh di tikungan keempat pada lap ke-8, mengakhiri harapannya untuk meraih poin di seri ketujuh kejuaraan dunia tersebut.
Sejak awal, Veda menunjukkan potensi kuat. Ia sempat naik ke posisi tiga setelah memanfaatkan insiden antara Alvaro Carpe dan Adrian Cruces, lalu bahkan sempat menyalip duo terdepanโDavid Almansa dan Quilesโsebelum akhirnya tergeser ke posisi ke-11. Namun, kecepatan dan ketahanan tak cukup mengimbangi keberuntungan. Di tikungan yang sama tempat ia sempat mencatat waktu terbaik, roda belakang motornya kehilangan cengkeraman, dan ia terlempar dari balapan.
Sementara itu, Quiles dari CFMoto Aspar Team berhasil mengukir kemenangan telak usai mengungguli David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP dalam duel sengit selama 20 lap. Marco Morelli, rekan satu tim Quiles, menyelamatkan podium ketiga dengan konsistensi luar biasa, menyelesaikan balapan tepat di belakang duo pemenang.
Bagi Veda, hasil ini menjadi DNF kedua di musim 2026 setelah kegagalan di Austin, Amerika Serikat. Namun, performanya sepanjang musim tetap mengesankan. Dari 10 seri yang telah berlalu, ia berhasil meraih poin di tujuh balapan, termasuk dua podium di Brasil dan Prancis. Dengan total 82 poin, ia masih bertahan di jajaran delapan besar klasemen sementara, menunjukkan potensi besar sebagai salah satu harapan Indonesia di kelas Moto3.
Balapan di Assen, yang dikenal sebagai โCathedral of Speed,โ kembali membuktikan betapa tipisnya batas antara kejayaan dan kegagalan di ajang Moto3. Bagi Veda, tantangan berikutnya akan datang di Sirkuit Catalan, tempat ia sebelumnya meraih podium. Ia harus bangkitโbukan hanya untuk tim, tapi juga untuk jutaan penggemar di Tanah Air yang terus mendukungnya.
















