terkini24.com,- Pada Minggu malam, 11 Oktober, rombongan Elite Pro Academy Persib U-18 menjadi sasaran serangan oleh sekelompok orang di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah. Bus yang membawa para pemain dan ofisial rusak, sejumlah koper hilang diduga akibat penjarahan, dan media officer Pandu Persada mengalami kekerasan fisik. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB saat tim sedang dalam perjalanan pulang dari Yogyakarta.

Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, mengutuk tegas aksi tersebut dan menilai bahwa rivalitas antar suporter tidak boleh meluas ke luar lapangan, apalagi menargetkan pemain muda yang sedang dalam proses pembinaan. โ€œIstilah rivalitas 2×45 ada untuk jadi reminder agar tidak melakukan hal-hal konyol di luar tribune dan tidak ada hubungan dengan pertandingan,โ€ ujarnya. Menurutnya, serangan terhadap tim junior sudah melampaui batas, dan tidak bisa dibenarkan dalam dunia sepak bola.

Tobias menekankan bahwa para pemain U-18 adalah calon penerus sepak bola nasional yang berhak mendapat perlindungan dan rasa aman, terlepas dari afiliasi klub mereka di masa depan. Ia menyerukan agar kepolisian segera bertindak, mengingat telah tersedia banyak bukti berupa video dan foto yang beredar di media sosial. โ€œCuplikan video dan foto yang tersebar bisa membantu kepolisian mengambil langkah cepat untuk melakukan proses hukum kepada orang-orang yang terlibat agar tidak ada lagi ruang untuk kekerasan atas nama rivalitas,โ€ tegasnya.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading