terkini24.com,- Perenang China berusia 13 tahun, Yu Zidi, merebut emas kedua di ajang Asian Games 2026 di Tokyo Aquatics Centre pada Senin, 21 September 2026, setelah menang di nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri dengan waktu 2 menit 6,10 detik. Prestasi ini melengkapi kemenangannya sehari sebelumnya di 200 meter gaya kupu-kupu, dan membuatnya menjadi salah satu atlet paling menjanjikan di dunia renang. Catatan waktunya hanya selisih 0,40 detik dari rekor dunia yang dipegang perenang Kanada, Summer McIntosh.

Yu Zidi, yang masih berusia remaja, menjadi sorotan karena kemampuannya bersaing di nomor-nomor yang menjadi kekuatan McIntosh โ€” termasuk 200 meter gaya ganti dan 400 meter gaya ganti, yang masih menanti di agenda Tokyo. Performanya yang melonjak tajam sejak usia 12 tahun, ketika ia finis keempat di tiga nomor sekaligus dan meraih perunggu estafet di Kejuaraan Dunia 2025 di Singapura, kini semakin diperkuat dengan kemenangan atas Regan Smith, peraih perak Olimpiade Paris 2024, dalam ajang domestik di China.

Meski menjadi calon peraih emas termuda dalam sejarah Asian Games, panitia belum bisa memastikan rekor itu karena data awal ajang ini belum lengkap. Di sisi lain, ia tetap menjaga sikap rendah hati. โ€œSaya tidak ingin terlalu percaya diri. Saya hanya akan terus bekerja keras,โ€ ujar Yu. Ia menegaskan bahwa semangatnya saat bertanding tetap sama, dan setiap kemenangan adalah buah dari kerja keras bersama tim pelatih.

Pertemuan langsung antara Yu dan McIntosh kemungkinan besar akan terwujud di Kejuaraan Dunia Renang 2027 di Budapest, Hungaria, sebelum Olimpiade Los Angeles 2028. Sementara itu, di Tokyo, Yu masih menanti kesempatan terakhirnya di nomor 400 meter gaya ganti perorangan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading