terkini24.com,- Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) secara resmi menarik dukungannya terhadap Gianni Infantino sebagai kandidat presiden FIFA dalam pemilihan yang akan berlangsung pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan kesepakatan dengan UEFA, terutama setelah kebijakan Infantino dalam pengembangan kompetisi internasional menuai kritik. FIGC menegaskan, pencabutan dukungan ini bertujuan memperjelas posisi federasi dalam proses pemilihan pemimpin badan sepak bola dunia.

Infantino, yang menjabat sebagai presiden FIFA sejak 2016, kini memasuki masa jabatan kedua penuhnya (2023โ€“2027) setelah sebelumnya menyelesaikan sisa masa tugas Sepp Blatter (2016โ€“2019). Menurut aturan FIFA, seorang presiden berhak menjabat maksimal tiga periode, sehingga ia masih memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri lagi. Namun, keputusan FIGC menambah daftar penolakan dari sejumlah tokoh penting, termasuk Chief Operating Officer FIFA Kevin Lamour dan anggota Dewan FIFA Sandor Csanyi.

Meski demikian, Infantino tetap mendapat dukungan dari beberapa federasi, salah satunya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang secara terbuka menyatakan kesediaannya mendukung kandidat dari Swiss itu. Pemilihan presiden FIFA akan menjadi agenda utama Kongres ke-77 FIFA di Rabat, yang menentukan pemimpin badan sepak bola global untuk periode berikutnya.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading