Terkini24.com,- Pemain keturunan Indonesia asal Belanda, Mauresmo Hinoke, gagal dipanggil ke Timnas Indonesia U-20 karena terhambat aturan FIFA terkait perpindahan federasi, meski sempat ditargetkan sebagai talenta naturalisasi pada 2024. Pemain yang tampil impresif di Toulon Cup 2024 itu sempat menjadi calon kuat menggantikan posisi pemain diaspora lainnya, namun proses naturalisasi berhenti karena keterbatasan regulasi internasional.
Dilahirkan di Breda, 26 Februari 2005, Mauresmo Hinoke berkembang di akademi FC Dordrecht, menembus tim senior pada 2024 setelah melewati jenjang U-17 hingga U-21. Ia mencatat 18 penampilan dan 3 gol bersama tim U-21, serta tampil di semua lima laga Timnas Indonesia U-20 di Toulon Cup 2024, termasuk mencetak gol dari penalti saat menghadapi Jepang. Meski mendapat perhatian dari PSSI dan pelatih Indra Sjafri, ia tidak pernah resmi mengajukan permohonan perubahan afiliasi ke FIFA, dan proses naturalisasi akhirnya dibatalkan karena ketentuan yang mengharuskan pemain belum pernah bermain di pertandingan resmi senior untuk federasi lain.
Saat ini, Mauresmo Hinoke tetap berkarier bersama FC Dordrecht di Belanda, tanpa kepastian kembali terlibat dalam proses naturalisasi ke tim nasional Indonesia.

















