terkini24.com,- Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan menuduh Piala Dunia 2026 dimanipulasi demi kemenangan Argentina setelah timnya dikalahkan 2-3 dalam laga 16 besar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Selasa, 7 Juli 2026. Hassan memprotes sejumlah keputusan wasit asal Prancis, Francois Letexier, yang dinilainya tidak adil, termasuk dua penalti yang diabaikan dan satu gol Mesir yang dianulir lewat VAR. Ia bahkan memutuskan pulang dan tidak menonton sisa turnamen, menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak mencerminkan jalannya permainan.

Hassan mengaku kecewa berat atas perlakuan yang diterima timnya, terutama saat Mesir unggul 2-0 hingga menit ke-79 sebelum Argentina bangkit lewat inspirasi Lionel Messi dan gol kemenangan Enzo Fernandez. Ia menyoroti ketidakseimbangan dalam penerapan aturan, termasuk kartu kuning yang diterimanya saat memprotes minimnya intervensi VAR, sementara stafnya justru mendapat kartu merah. Dalam pernyataannya yang dikutip ABC, Hassan menyatakan, โ€œApa yang terjadi pada kami tidak adil. Kami seharusnya mendapat penalti, sebuah gol dianulir, dan saya tidak tahu mengapa dianulir.โ€

Tuduhan Hassan memicu gelombang diskusi di kalangan penggemar sepak bola global, terutama setelah wasit yang sama sebelumnya dikaitkan dengan kontroversi serupa dalam laga Timnas Indonesia U-23. Meski tidak ada bukti resmi mendukung klaimnya, pernyataan pelatih berpengalaman itu memperkuat narasi tentang ketidakpercayaan terhadap integritas keputusan wasit di level tertinggi sepak bola dunia.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading