Terkini24.com,- Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan, menuduh pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Argentina di Stadion Atlanta, Georgia, pada 7 Juli 2026, telah diatur demi kepentingan Lionel Messi dan tim asal Amerika Selatan itu. Hassan marah setelah Mesir yang unggul 2-0 lewat gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko, akhirnya kalah 2-3 setelah Argentina mencetak tiga gol di masa injury time, dengan keputusan kontroversial VAR yang membatalkan gol Mesir di menit ke-58.
Hassan tak segan mengungkapkan kecurigaannya secara terbuka, menyatakan bahwa seluruh dunia menyaksikan ketidakadilan dalam keputusan wasit Franรงois Letexier dan VAR yang menghapus gol Ziko dengan alasan pelanggaran Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez. Ia menegaskan, kekalahan timnya bukan karena kelemahan strategi, melainkan karena sistem yang tidak netral. โSaya akan mengatakan apa yang ada di pikiran saya, apa pun konsekuensinya. Bagi saya, pertandingan ini jelas telah diatur. Jika Messi dan Argentina memang harus menang, mengapa semua negara lain diundang untuk ikut bertanding?โ
Tudingan Hassan memperpanjang daftar kontroversi di laga tersebut, yang juga menjadi sorotan global akibat comeback dramatis Argentina dan kegagalan Mesir mempertahankan keunggulan di babak kedua. Hingga kini, federasi sepak bola internasional belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan pelatih asal Mesir itu.
















