terkini24.com,- Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan sejumlah kelemahan timnya setelah ditahan PSIS Semarang 2-2 dalam laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 19 Juli 2026. Meski unggul dua gol lebih dulu, tim asuhannya gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir laga, menjadi bahan evaluasi penting menjelang Piala Presiden 2026 dan Super League 2026-2027.

Tavares menekankan bahwa laga pramusim ini sengaja dimanfaatkan untuk menguji ketahanan mental dan kesiapan pemain di bawah tekanan pertandingan nyata. Ia menilai performa di latihan tidak selalu mencerminkan kondisi saat bermain di depan puluhan ribu suporter. โ€œMereka bisa berlatih dua-tiga kali dengan baik, tapi di sini, di GBT dengan atmosfer seperti ini, semuanya sangat berbeda,โ€ ujarnya, mengutip laman resmi I.League. Pelatih asal Portugal itu menekankan pentingnya melihat bagaimana pemain merespons tekanan, keputusan di bawah tekanan, dan konsistensi bertahan setelah unggul.

Dengan sengaja memberi kesempatan bermain kepada banyak pemain, Tavares ingin memetakan siapa yang mampu bertahan di bawah tekanan dan siapa yang perlu diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai. Ia menegaskan hasil imbang ini bukan kegagalan, melainkan indikator jelas tentang area yang harus diperbaiki sebelum menghadapi tantangan lebih berat di Piala Presiden dan Super League.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading