Terkini24.com,- FIFA membatalkan sanksi larangan bermain satu pertandingan terhadap striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah Presiden Donald Trump menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino terkait kartu merah yang diterima pemain tersebut dalam laga melawan Bosnia dan Herzegovina. Keputusan ini memicu kontroversi luas, dengan Belgia dan Norwegia mengecam keputusan FIFA sebagai tidak konsisten dan membuka ruang intervensi politik dalam keputusan olahraga.
Balogun menerima kartu merah setelah insiden dalam kemenangan 2-0 Amerika Serikat atas Bosnia dan Herzegovina, yang seharusnya membuatnya absen di laga 16 besar melawan Belgia. Namun, setelah pemerintah AS mengajukan bukti tambahan melalui proses banding, Komite Disiplin FIFA memutuskan hukuman tersebut ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun, sehingga Balogun tetap diperbolehkan bermain. Trump langsung merespons keputusan itu melalui akun Truth Social, menyebutnya sebagai โkeadilan yang benarโ.
Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) menyatakan sedang mengevaluasi langkah hukum untuk memprotes keputusan itu, sementara pelatih Norwegia, Stale Solbakken, mengecam FIFA karena dianggap mengabaikan bukti VAR yang jelas dan merusak kredibilitas Piala Dunia 2026. Solbakken menegaskan, โDia mendapat kartu merah, VAR juga memastikan itu kartu merah. Artinya dia harus menjalani skorsing satu pertandingan.โ
Kontroversi ini muncul di tengah sorotan besar terhadap Piala Dunia 2026, setelah Norwegia menyingkirkan Brasil lewat brace Erling Haaland, dan Inggris melaju ke perempat final setelah menaklukkan Meksiko 3-2. Balogun kini siap tampil saat Amerika Serikat menghadapi Belgia, namun keabsahan kemenangan tim AS di babak gugur kemungkinan akan terus diperdebatkan.

















