terkini24.com,- FIFA menolak banding Belgia atas keputusan membiarkan Folarin Balogun bermain di babak 16 besar Piala Dunia 2026, setelah striker Amerika Serikat itu menerima kartu merah dalam laga melawan Bosnia-Herzegovina pada 1 Juli 2026. Keputusan ini memungkinkan Balogun tetap tampil saat Amerika Serikat menghadapi Belgia, meskipun mendapat protes keras dari Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA).
Polemik bermula ketika Balogun diusir wasit Raphael Claus setelah VAR menilai tekelnya terhadap Tarik Muharemovic sebagai pelanggaran serius. Sesuai aturan, kartu merah otomatis mengakibatkan larangan bermain satu pertandingan. Namun, FIFA menangguhkan sanksinya berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin, yang memungkinkan penangguhan sementara untuk pelanggaran pertama dalam masa percobaan satu tahunโsebuah langkah langka yang terakhir terjadi pada Piala Dunia 1962. Keputusan ini didukung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino dan meminta tinjauan ulang. Trump kemudian memuji keputusan itu di media sosial sebagai โkeadilan yang benarโ.
Belgia, yang menganggap keputusan FIFA melanggar Pasal 66.4 dan Pasal 10.5 Peraturan Piala Dunia 2026, mengajukan banding dan menyebutnya sebagai โlelucon April Mopโ. Pelatih Rudi Garcia dan RBFA menuntut akses ke laporan wasit, yang belum diberikan. Namun, Komite Banding FIFA menolak banding Belgia pada 6 Juli 2026 dengan alasan bahwa RBFA bukan pihak dalam proses disipliner terhadap Balogun, sehingga tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan banding. Dengan demikian, Balogun resmi dinyatakan layak bermain saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar.
















