Sumbawanews.com,- Argentina menang 3-1 atas Cape Verde dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 05.00 WIB, melanjutkan dominasi mereka di turnamen ini dan memastikan langkah ke 16 besar. Tim asuhan Lionel Scaloni unggul lewat gol Lionel Messi, Lautaro Martínez, dan Enzo Fernández, sementara Cape Verde membalas lewat Dailon Rocha Livramento. Laga ini disiarkan langsung TVRI dan menjadi penampilan ke-100 Scaloni sebagai pelatih tim nasional Argentina.
Argentina tampil perkasa dengan catatan sempurna di fase grup, menang semua tiga pertandingan dan menjadi salah satu dari hanya tiga tim yang meraih sembilan poin. Konsistensi mereka sejak juara Piala Dunia 2022 terus berlanjut, dengan Messi yang kini berusia 39 tahun tetap menjadi mesin pencetak gol—mencatat enam gol di turnamen ini, menyamai Kylian Mbappé sebagai topskor sementara. Di lini belakang, Cristian Romero yang sempat diragukan akibat cedera lutut kembali bermain bersama Lisandro Martínez, memperkuat pertahanan yang hanya kebobolan dua kali sepanjang fase grup.
Cape Verde, debutan sekaligus tim dengan populasi terkecil yang pernah lolos ke fase gugur Piala Dunia, tampil disiplin dan tangguh. Mereka mencatat dua clean sheet di fase grup, termasuk saat menahan Spanyol 0-0, dan menunjukkan mental juara dengan menahan imbang Uruguay 2-2 meski sempat tertinggal. Kiper Vozinha menjadi pahlawan dengan sejumlah penyelamatan gemilang. Namun, ketertinggalan kualitas individu dan kurangnya daya tembus di depan menjadi kendala saat menghadapi serangan terkoordinasi Argentina. Pelatih Bubista tetap mempertahankan formasi 4-1-4-1 yang andal, namun blok pertahanan mereka akhirnya retak di menit-menit akhir setelah tekanan berkelanjutan dari La Albiceleste.
Messi membuka skor pada menit ke-23 setelah memanfaatkan umpan terobosan Mac Allister, lalu Martínez memperbesar keunggulan pada menit ke-52 setelah memanfaatkan umpan silang Almada. Livramento memperkecil selisih pada menit ke-68 lewat sundulan setelah tendangan bebas Monteiro, namun Fernández menutup kemenangan Argentina pada menit ke-82 dengan tembakan jarak jauh yang melesat ke pojok gawang. Cape Verde tetap berjuang hingga peluit akhir, namun tak mampu menembus pertahanan Argentina yang kian solid di babak kedua.
Dengan kemenangan ini, Argentina memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ajang Piala Dunia dan Copa América menjadi 11 pertandingan. Sementara Cape Verde, meski tersingkir, telah mencatatkan sejarah sebagai tim debutan pertama dari Afrika Barat yang lolos ke babak gugur Piala Dunia. Laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi Scaloni, yang mencapai milstone ke-100 sebagai pelatih tim nasional dengan kemenangan yang menegaskan status Argentina sebagai salah satu kandidat utama juara.

















