Terkini24.com,- Kontroversi VAR memicu debat sengit usai Argentina mengalahkan Mesir 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta. Pakar olahraga Simon Chadwick menyoroti ketidakonsistenan keputusan wasit yang membatalkan gol Mesir setelah bola masuk, sementara kontak serupa dalam gol Argentina tidak diwaspadai.

Chadwick, Profesor Olahraga Afro-Eurasia di Emlyon Business School, Shanghai, mempertanyakan mengapa wasit membiarkan permainan berlanjut hingga gol Mesir tercipta sebelum VAR meminta peninjauan. โ€œAda sesuatu yang sangat tidak biasa mengenai proses gol tersebut. Mengapa pelanggaran tidak diberikan sejak awal, tetapi baru diproses setelah bola masuk ke gawang?โ€ ujarnya dikutip dari Al Jazeera. Ia juga menunjuk bahwa kontak yang terjadi saat gol Argentina memiliki kemiripan dengan insiden yang membuat gol Mesir dianulir, namun tidak ditinjau ulang oleh wasit.

Ketidakjelasan dalam penerapan standar VAR menjadi sorotan utama pasca-laga, memicu protes dari tim Mesir yang telah melaporkan keputusan wasit Francois Letexier ke FIFA untuk diminta investigasi. Kritik terhadap inkonsistensi ini semakin memperdalam perdebatan global mengenai keadilan dan konsistensi teknologi dalam sepak bola modern.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading