Terkini24.com,- Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir berakhir dengan kemenangan dramatis 3-2 bagi Tim Tango, setelah wasit Francois Letexier membatalkan gol kedua Mesir di menit ke-67, sebuah keputusan yang langsung memicu kemarahan global. Laga yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Rabu dini hari WIB, menyaksikan Mesir unggul 2-0 lewat Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko, sebelum Lionel Messi, Cristian Romero, dan Enzo Fernandez membalikkan keadaan dalam 15 menit terakhir. Kontroversi memuncak saat VAR menghapus gol Ziko dengan alasan pelanggaran jauh dari area pertandingan, sebuah keputusan yang dinilai tidak masuk akal oleh komentator internasional dan pelatih Mesir.
Komentator ternama seperti eks kiper Inggris Rob Green dan pakar sepak bola Mesir Ahmad Yousef mengecam keputusan wasit sebagai inkonsisten dan tidak sesuai protokol VAR. Green menegaskan bahwa pelanggaran yang diklaim terjadi berjarak lebih dari 100 yard dari gawang Argentina, jauh di luar cakupan peninjauan VAR. โItu hampir tidak berarti apa-apa. Wasit sudah memutuskan tidak memberi hukuman, lalu Mesir mencetak gol brilianโdan itu dicabut,โ ujarnya. Sementara itu, Yousef menyebut keputusan itu sebagai kesalahan besar yang merusak integritas pertandingan, dan menanyakan apakah keputusan serupa akan diambil jika pelanggaran dilakukan oleh pemain bukan Argentina.
Kemenangan Argentina yang menyisakan skor 3-2 tidak hanya mengantarkan mereka ke perempat final, tetapi juga memicu gelombang kritik tajam terhadap konsistensi penggunaan VAR. Pelatih Mesir dan para pemain menuding adanya bias dalam keputusan, sementara sejumlah media internasional mempertanyakan apakah keputusan itu konsisten dengan standar yang diterapkan untuk tim-tim lain. Messi, yang mencetak satu gol dan menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan delapan gol, tetap menjadi pusat perhatianโtapi fokus utama pasca-laga justru tertuju pada keputusan wasit yang mengubah arah pertandingan.

















