Terkini24.com,- Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui timnya mendapat keuntungan logistik setelah menjadi juara Grup J di Piala Dunia 2026. Keberhasilan itu membuat Albiceleste menghindari perjalanan panjang antar kota di Amerika Serikat dan Kanada yang harus dijalani tim-tim yang finis di posisi kedua.

Scaloni menegaskan bahwa keuntungan ini murni hasil dari sistem penjadwalan FIFA berdasarkan peringkat grup, bukan karena favoritisme. โ€œJika kami finis di posisi kedua, kami akan melihat seluruh Amerika Serikat, dari timur ke barat, utara ke selatan, atau bahkan Kanada,โ€ ujarnya. Ia menjelaskan bahwa dengan menjadi juara grup, Argentina bisa memainkan laga perempat final di lokasi yang lebih dekat, mengurangi beban perjalanan dan memaksimalkan waktu istirahat.

Meski demikian, Scaloni juga mengungkap tantangan lain yang dihadapi timnya, termasuk penundaan penerbangan akibat masalah bagasi yang membuat tim tiba di kota tujuan pada dini hari. โ€œKami baru tiba pukul 4 atau 5 pagi setelah ditahan di bandara selama satu jam karena satu koper lebih berat,โ€ katanya. Ia menekankan bahwa meski jadwal lebih menguntungkan, kondisi fisik dan istirahat tetap menjadi faktor krusial.

Scaloni membantah tudingan bahwa Argentina mendapat perlakuan khusus dari FIFA, menyebutnya sebagai โ€œfenomena media sosialโ€ yang membesar-besarkan isu-isu kecil. โ€œTidak ada yang namanya โ€˜bantuanโ€™ dalam sepak bola. Aturannya sudah jelas, dan teknologi modern membuat kecurangan mustahil,โ€ tegasnya.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading