terkini24.com,- Brasil melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang dramatis 2-1 atas Jepang dalam laga babak 32 besar di Houston, Senin, 29 Juni 2026. Kemenangan ini ditentukan oleh gol spektakuler Gabriel Martinelli di menit ke-95, mencatatkan gol kemenangan paling larut dalam sejarah fase gugur Piala Dunia.
Jepang tampil lebih awal dengan unggul 1-0 lewat gol Sano pada menit ke-29. Namun, Brasil bangkit di babak kedua. Casemiro, yang kini berusia 34 tahun 126 hari, menyamakan kedudukan pada menit ke-56, menjadi pencetak gol tertua kedua sepanjang sejarah timnas Brasil di Piala Dunia, hanya kalah dari Bebeto pada 1998.
Kemenangan ini bukan sekadar lolos ke babak berikutnya. Ini adalah kemenangan comeback ke-16 Brasil di Piala Dunia, menyamai rekor Jerman sebagai tim dengan comeback terbanyak. Lebih mengejutkan lagi, ini adalah pertama kalinya Selecao menang di fase gugur setelah tertinggal di babak pertama sejak 1938 melawan Cekoslowakia.
Bruno Guimaraes menjadi otak serangan dengan assist keempatnya di turnamen ini, hanya kalah dari Pele yang mencatatkan enam assist pada Piala Dunia 1970. Sementara itu, pemain muda Rayan, baru berusia 19 tahun 330 hari, menjadi starter termuda ketiga dalam sejarah Brasil di pertandingan fase gugur, menyamai catatan Jose Altafini.
Statistik menunjukkan dominasi teknis Brasil: 210 operan sukses di sepertiga akhir lapangan, angka tertinggi yang pernah dicatat tim ini sejak data resmi dimulai pada 1966. Susunan pemain awal Brasil memiliki rata-rata usia 29 tahun 245 hari, menjadikannya starting XI tertua kedua dalam sejarah fase gugur mereka sejak 1966.
Kemenangan ini juga memperpanjang streak Brasil lolos ke babak 16 besar secara beruntun untuk ke-11 kali sejak format gugur diperkenalkan pada 1986. Dengan kemenangan ini, Brasil menjadi satu-satunya tim Asia yang tersingkir dari Piala Dunia 2026, menutup harapan benua itu untuk melaju lebih jauh.
















